Rabu, 02 Oktober 2013

Resensi Film The Hoax

Saraswaty Linggar Pawestri
(115020201111037)

Judul              :  The Hoax (2007)
Produksi       :   Miramax Film, Bob Yari Production, The Mark Gordon Company
Pemain          :   Richard Gere sebagai Clifford Irving
                            Alfred Molina sebagai Dick Suskind
                            Marcia Gay sebagai Edith
                            Hope Davis sebagai Andrea
                            Julie Delpy sebagai Nina
Writers           : William Wheeler (screenplay), Clifford Irving (book)
Produced by : Mark Gordon, Leslie Holleran, Joshua D.Maurer, Besty Beers, Bob Yari
Directed by   : Lasse Hallstrom

Film the hoax menceritakan kejadian tahun 1971 tentang seorang penulis yang bernama Clifford Irving dan bekerja di sebuah penerbit McGraw-Hill. Dia berharap mempunyai uang yang lebih agar bisa memiliki semuanya, sampai akhirnya dia menemukan sebuah buku tentang seorang milyuner Howard Huges dan terciptalah ide untuk menulis autobiografinya Huges. Lalu dia menceritakan idenya kepada rekannya Dick dan mereka menciptakan sebuah kebohongan besar. Irving membuat cerita tentang Huges atas dasar imajinasi dengan membaca majalah dan buku tentang Howard Huges, memfoto dokumen negara, bahkan menyalin data yang dimiliki Tuan Dietrich untuk mencari hal-hal tentang Howard Huges.
Untuk meyakinkan Andrea dan orang-orang yang bekerja di Mc Graw-Hill, Irving memalsukan surat warna kuning dan meniru tulisan Huges sama persis sehingga saat di analisis, tulisan itu terbukti asli. Irving juga dapat menirukan suara dan gaya bicara seorang Huges jadi mereka seperti melakukan wawancara asli dengan Huges. Berbagai cara dilakukan Irving dan Dick untuk membuat autobiografi illegal tersebut dan bisa meyakinkan penerbit Mc Graw-Hill sehingga mereka mau membayar Irving dengan 1juta dolar AS.
Saat mendapatkan 1juta dolar AS atas nama Howard Huges, agar cek itu bisa dicairkan Irving mengganti nama pemegang cek tersebut dengan H.R. Huges yang akan dicairkan oleh istrinya yang bernama Edith di bank Swiss dan mengaku sebagai Helga dengan dandanan samaran tentunya. Saat akan berangkat, Edith menemukan surat dari Nina sehingga Edith tahu bahwa Irving telah berselingkuh lalu Edith marah kepada Irving dan mengumpat Irving lalu segera meninggalkan Irving ke luar rumah dan menuju ke bank Swiss.
Kebohongan-kebohongan terus dilakukan Irving demi menjaga bukunya agar tetap dipasarkan sampai pada akhirnya penipuan Irving terungkap saat Howard Huges mengadakan konferensi pers dan menyatakan bahwa buku autobiografi itu tidak asli dan Huges tidak mengenal siapa itu Irving.
Saat telah terungkap semuanya, Clifford Irving menjalani hukuman 17 bulan, istrinya Irving Edith ditangkap dan dijatuhi hukuman 1 tahun di penjara swiss,  Dick temannya Irving ditangkap dan dijatuhi hukuman 6 bulan penjara. Dan mereka harus mengganti rugi kepada McGraw-Hill sebesar 1,3 juta dolar. Setelah mereka bebas, Irving dan Edith memutuskan untuk bercerai sedangkan Dick melanjutkan menulis bukunya, lalu Irving kembali lagi sebagai penulis.

v  Dalam etika bisnis, terdapat prinsip kejujuran. Kejujuran merupakan nilai yang paling mendasar dalam mendukung keberhasilan suatu bisnis. Jika prinsip kejujuran ini dapat dipegang teguh oleh setiap orang, maka akan dapat meningkatkan kepercayaan dari lingkungannya.  Apabila menjalankan suatu bisnis pada awalnya sudah berbohong atau tidak jujur, maka orang itu sudah melanggar etika bisnis yang sudah ada. Banyak orang beranggapan bisnis merupakan kegiatan tipu-menipu demi mendapat keuntungan. Seperti Irving yang telah berbohong demi mendapatkan uang yang lebih banyak, ini sangat keliru karena kebohongan ini membuat bisnis yang telah dibuat pada akhirnya hancur dan menghancurkan dirinya, istrinya, temannya dan orang lain karena kebohongan yang telah dia buat.
v  Prinsip lain yang terkait dengan film ini yaitu Prinsip Tidak Berbuat Jahat dan Berbuat Baik. Prinsip ini mengarahkan agar kita secara aktif dan maksimal berbuat baik atau menguntungkan orang lain, dan apabila hal itu tidak bisa dilakukan, kita minimal tidak melakukan sesuatu yang merugikan orang lain atau mitra bisnis. Disini Clifford Irving melanggar prinsip tidak berbuat jahat, karena pada awal dia mendapatkan ide untuk menulis biografi palsu itu sudah berbuat jahat. Lalu dengan liciknya dia dapat mengelabuhi semua orang, seperti pada saat pendaratan helikopter yang diakuinya berisi Howard Huges ternyata itu adalah Dick lalu Irving telah mengubah posisi diagram yang telah digambar oleh rekannya Brad, jadi terkesan yang salah adalah rekannya.
Ø  Jadi dalam melakukan sebuah bisnis, kita harus mengedepankan etika bisnis yang sebelumnya telah kita pelajari. Seperti tidak berbohong, tidak berbuat jahat, adil, ramah kepada rekan kerja, tidak mudah marah, kita juga harus cerdas dalam berbisnis dan jangan lupa menyesuaikan budaya atau norma dengan rekan bisnis kita karena mereka memiliki  norma yang berbeda pula. Apabila kita melakukan etika-etika tersebut dengan benar, maka rekan bisnis akan senang berbisnis dengan kita lalu perusahaan kita akan berhasil, lebih maju dan berkembang serta kita dapat mempertahankan eksistensi bisnis kita dalam jangka waktu yang panjang.