Dosen : Bapak Nanang Suryadi
E-Commerce
FEB UB
Apa itu PHP ?
PHP
adalah singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yang digunakan sebagai
bahasa script server-side dalam pengembangan Web yang disisipkan pada
dokumen HTML. Berbeda dengan HTML yang hanya bisa menampilkan konten
statis, PHP bisa berinteraksi dengan database, file dan folder, sehingga
membuat PHP bisa menampilkan konten yang dinamis dari sebuah website.
Karena
penggunaan PHP memungkinkan Web dapat dibuat dinamis, maintenance situs
Web tersebut menjadi lebih mudah dan efisien. PHP merupakan software
Open-Source yang disebarkan dan dilisensikan secara gratis serta dapat
di-download secara bebas dari situs resminya http://www.php.net. PHP
ditulis menggunakan bahasa C.
Riwayat PHP
PHP
diciptakan pertama kali Oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. Awalnya,
PHP digunakan untuk mencatat jumlah serta untuk mengetahui siapa saja
pengunjung pada homepage-nya. Rasmus Lerdorf adalah salah seorang
pendukung open source. Oleh karena itu, ia mengeluarkan Personal Home
Page Tools versi 1.0 secara gratis, kemudian menambah kemampuan PHP 1.0
dan meluncurkan PHP 2.0.
Pada tahun 1996, PHP telah banyak
digunakan dalam website di dunia. Sebuah kelompok pengembang software
yang terdiri dari Rasmus, Zeew Suraski, Andi Gutman, Stig Bakken, Shane
Caraveo, dan Jim Winstead bekerja sama untuk menyempurnakan PHP 2.0.
Akhirnya, pada tahun 1998, PHP 3.0 diluncurkan. Penyempurnaan terus
dilakukan sehingga pada tahun 2000 dikeluarkan PHP 4.0. Tidak berhenti
sampai disini kemampuan PHP terus bertambah, dan sampai saat ini versi
terbaru PHP yang telah dikeluarkan adalah PHP 5.0.x.
Keunggulan PHP
PHP
memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa script
sejenis. PHP difokuskan pada pembuatan script server-side, yang bisa
melakukan apa saja yang dapat dilakukan oleh CGI, seperti mengumpulkan
data dari form, menghasilkan isi halaman web dinamis, dan kemampuan
mengirim serta menerima cookies, bahkan lebih dari pada kemampuan CGI.
PHP
dapat digunakan pada semua sistem operasi, antara lain Linux, Unix
(termasuk variannya HP-UX, Solaris, dan Open BSD), Microsoft Windows,
Mac OS, RISC OS. PHP juga mendukung banyak Web Server, seperti Apache,
Microsoft Internet Information Server (MIIS), Personal Web Server (PWS),
Netcape and iPlanet servers, Oreilly Website Pro Server, audium,
Xitami, OmniHTTPd, dan masih banyak lagi lainnya, bahkan PHP dapat
bekerja sebagai suatu CGI Processor.
PHP tidak terbatas pada
hasil keluaran HTML (Hyper Text Markup Language). PHP juga memiliki
kemampuan untuk mengolah keluaran gambar, file PDF, dan movie flash. PHP
juga dapat menghasilkan text seperti XHTML dan file XML lainnya.
Salah
satu fitur yang dapat diandalkan oleh PHP yakni dukungannya terhadap
banyak database seperti Adabas D, dBase, Direct MS-SQL, Empress,
FrontBase, Hyperwave, IBM DB2, Informix, Ingres, Interbase, MSQL, MySQL,
ODBC, Oracle, Ovrimos, PostgrSQL, Solid, Sybase, Unix DBM dan Velocis.
Umumnya database MySQL digunakan untuk bekerja sama dengan PHP.
Sintaks PHP
Sintak
Program atau Script PHP ditulis dalam apitan tanda khusus PHP. Ada tiga
macam pasangan tag PHP yang dapat digunakan untuk menandai blok script
PHP, yakni sebagai berikut :
1. <?php ... ?>
2. <script language=”PHP”> ... </script>
3. <? ... ?>
Cara
1 dan 2 merupakan cara yang paling umum digunakan sekalipun cara 3
tampak lebih praktis karena cara 3 tidak selalu diaktifkan pada
konfigurasi file php.ini yang terdapat pada direktori c:\apache\php.
Sumber : http://www.phpindonesia.net/artikel/mengenal-php
Aturan Penulisan PHP
Seperti
bahasa pemograman lainnya, PHP juga memiliki aturan penulisan seperti
case sensitifity (perbedaan antara huruf besar dan kecil), cara
mengakhiri sebuah baris perintah, dan pengaruh penggunakan spasi dalam
membuat kode program PHP.
1. Case Sensitivity (Perbedaan huruf besar dan kecil) dalam PHP
PHP
tidak membedakan huruf besar dan kecil (Case Insensitive) untuk
penamaan fungsi, class yang dideklarasikan sendiri, maupun constructor
bawaan PHP seperti echo, while, dan class. Sehingga ketiga baris berikut
akan dianggap sama:
1 <?php
2 Echo “Hello World”;
3 ECHO “Hello World”;
4 EcHo “Hello World”;
5 ?>
Namun
PHP membedakan antara huruf besar dan huruf kecil (Case Sensitive)
untuk penamaan variabel, sehingga $nama, $Nama dan $NAMA akan dianggap
sebagai 3 variabel yang berbeda. Sering kali error terjadi dikarenakan
salah menuliskan nama variabel, yang seharusnya menggunakan huruf kecil,
ditulis dengan huruf besar.
Untuk mengatasi perbedaan ini,
disarankan menggunakan huruf kecil untuk seluruh kode PHP, termasuk
variabel, fungsi maupun class. Jika membutuhkan nama variabel yang
terdiri dari 2 suku kata, karakter spasi bisa digantikan dengan
underscore (_)
2. Penulisan Baris Perintah dalam PHP
Statement
(baris perintah) di dalam PHP adalah kumpulan perintah PHP yang
mengisntruksikan PHP untuk melakukan sesuatu. Baris perintah ini bisa
terdiri dari satu baris singkat, seperti perintah echo untuk
menampilakan text di layar, atau bisa sesuatu yang lebih rumit dan
terdiri dari beberapa baris seperti kondisi if, atau kode perulangan
(loop).
Berikut adalah contoh beberapa baris perintah dalam PHP:
1 <?php
2 echo "Hello, world";
3 sebuah_fungsi(21, "duniailkom");
4 $a = 1;
5 $nama = "duniailkom";
6 $b = $a / 25.0;
7 if ($y == $z) {
8 echo "Tampilkan Tabel";
9 }
10 ?>
Terlihat
dari beberapa contoh baris perintah diatas, PHP menggunakan tanda
semicolon (titik koma – ;) sebagai tanda akhir baris perintah.
Kumpulan
baris perintah yang menggunakan tanda kurung kurawal seperti kodisi IF
atau perulangan (loop) tidak membutuhkan tanda titik koma setelah kurung
penutup.
1 <?php
2 if (true) {
3 echo "Perintah dijalankan"; // tanda titik koma harus ditulis
4 } // tidak diperlukan tanda titik koma setelah tanda kurung kurawal
5 ?>
3. Karakter Spasi dan Tab dalam PHP
Secara
umum, karakter spasi dan tab diabaikan di dalam eksekusi program PHP.
Anda boleh memecah sebuah statement menjadi beberapa baris, atau
menyatukan beberapa statement dalam sebuah baris yang panjang. Seperti
contoh berikut:
1 <?php
2 echo "Ini kalimat pertama"; echo "Ini kalimat kedua"; $nama="duniailkom";
3 ?>
Baris perintah itu sama artinya dengan
1 <?php
2 echo "Ini kalimat pertama";
3 echo "Ini kalimat kedua";
4 $nama = "duniailkom";
5 ?>
Walaupun
contoh pertama lebih menghemat tempat, namun saya lebih menyarankan
contoh kedua, dimana kita mengusahakan agar setiap statement berada pada
satu baris saja, dan menambahkan beberapa spasi di awal untuk
memudahkan membaca kode program.
Keuntungan penghematan beberapa
baris dan beberapa byte dari sebuah file PHP tidak akan sebanding dengan
efek sakit kepala yang anda dapati sewaktu mencoba memahami kode
program yang dibuat 3 bulan kedepan (karena sering manggabungkan
beberapa statement dalam satu baris). Menambahkan komentar pada bagian
kode yang lebih rumit sebagai penjelasan juga sangat disarankan.
Sumber : http://www.duniailkom.com/aturan-dasar-penulisan-kode-php/
Contoh program PHP
Program Hello World
Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai berikut:
<?php
echo "Hello World";
?>
Program bilangan Fibonacci
Berikut
ini adalah contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis
dengan menggunakan PHP. Contoh program ini adalah program untuk
menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci.terdapat
beberapa variable atau sintax. seperti function. itu merupakan bagian
dari javascript.
<?php
function fibonacci_seq( $panjang ) {
for( $l = array(0,1), $i = 2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )
$l[] = $l[$x++] + $l[$x];
return $l;
}
fibonacci_seq(20);
// Angka "20" dapat diganti sesuai keinginan
?>
Tipe data
PHP memiliki 8 tipe data, yaitu:
1. Boolean
2. Integer
3. Float/ Double
4. String
5. Array
6. Object
7. Resource
8. NULL
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/PHP
Cara Penulisan Kode PHP yang Baik dan Benar
CONTOH PENULISAN PHP SALAH
<?php
$user="tutor95";
if ($user=="tutor95"){
echo "Anda login sebagai $user";
echo "Selamat datang kembali $user";
}else{
echo "Anda gagal login";
}
?>
CONTOH PENULISAN PHP BENAR
<?php
$user="tutor95";
if ($user=="tutor95") {
echo "Anda login sebagai $user";
echo "Selamat datang kembali $user";
}else{
echo "Anda gagal login";
}
?>
Sumber : http://tutor95.blogspot.com/2013/02/cara-menulis-kode-php-yang-baik-dan.html
Mengapa Memilih PHP & MySQL?
Tdak
semua bahasa pemprogaman dapat berjalan di semua sistem operasi dan web
server yang ada, kalau dalam dunia programming, C dan Java adalah
bahasa pemprogaman yang dapat berjalan hampir disemua sistem operasi,
apalagi dengan Java, Java tidak lagi monoton masuk dalam dunia Komputer
tetapi juga merambah dalam dunia mobile seperti Smartphone dan
aplikasinya.
PHP & MySQL adalah sebuah pasangan yang sangat
cocok dan dapat berjalan di hampir semua system operasi dan web server
yang ada.
Alasan lain mengapa memilih PHP & MySQL adalah karena
perkembangannya yang sangat cepat apalagi PHP & MySQL adalah bahasa
pemprogaman yang bersifat open source, setiap waktu selalu muncul
fungsi-fungsi tambahan yang dapat meningkatkan performa keduanya,
apalagi ketika PHP sudah merambah kedalam dunia desktop dengan
dikembangkannya PHP GTK, maka harus menunggu apa lagi, belajarlah mulai
dari sekarang, tahap demi tahap, trial and error, karena bahasa
pemprogaman PHP & MySQL bisa dibilang sebuah bahasa pemprogaman masa
depan. Dan jika suatu saat Anda berminat masuk kedalam dunia IT atau
lebih khususnya Web Deveploment maka anda sudah siap dan tidak terlalu
banyak tertinggal.
Sumber : http://oktohsb.blogspot.com/p/manfaat-php.html
Download File disini :
Word : PHP
Pdf : PHP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar